Pages

Saturday, February 26, 2011

Perbedaan Web 1.0, 2.0, dan 3.0

Apa sih web itu ?? Web adalah singkatan dari website atau kata lain dari situs. Pengertian web adalah kumpulan halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, baik berupa teks, gambar, animasi, suara, ataupun gabungan dari itu semua. Terdapat 2 jenis web yaitu statis dan dinamis. Web dikatan statis apabila isinya jarang berubah dan informasi yang disediakan hanya dari si pemilik saja, sedangkan web yang dinamis adalah web yang isinya berubah-ubah serta informasi yang disediakan tak hanya dari pemiliknya saja namun juga dari user atau pengguna web tersebut.

Versi web yang pertama adalah web 1.0, lalu berkembang ke web 2.0, hingga kini sudah terdapat web 3.0. Dalam setiap perkembangan, tentunya terdapat beberapa perbedaan yang terjadi. Begitu juga yang terjadi pada perkembangan web 1.0, 2.0, dan 3.0.

Pada web 1.0 kita sebagai pengguna hanya dapat membaca, dan melihat informasi yang disediakan oleh pemilik web di dalam halaman webnya. Jadi interaksi yang terdapat pada web 1.0 hanya satu arah saja, yaitu dari pemilik website ke user atau pengguna. Hal ini membuat web 1.0 bersifat READ.

Pada web 2.0 perubahan yang terjadi adalah ketika kita membuka suatu web maka kita dapat menambahkan informasi yang ada di dalam web tersebut. Sifat pada web 2.0 adalah READ-WRITE. Perbedaan antara web 1.0 dan 2.0 terlihat pada interaksi si pemilik web dan si pengguna web tersebut. Interaksi yang terdapat pada web 2.0 ini adalah 2 arah yaitu kita sebagai penguna tak hanya dapat melihat informasi yang disediakan oleh pemilik web tetapi kita juga dapat memberikan, memasukan, atau bahkan menambah suatu informasi/konten ke dalam web tersebut.

Web 3.0 ini jauh lebih berkembang dari web 1.0 dan 32.0. Dimanakah perbedaannya ?? Pada web 3.0 tujuan dari mengakses web tersebut tak untuk mendapatkan informasi saja. tetapi juga untuk berkomunikasi antara pengguna-pengguna internet yang lainnya. Web 3.0 sedang dalam proses perkembangan. Bahkan di Indonesia itu sendiri sudah ada yang mulai mengembangkannya yaitu Li'L Online (LILO) Community. Namun dalam perkembangan web 3.0 terdapat kendala. Untuk mengakses web 3.0 diperlukan akses internet yang memadai.

Dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara web 1.0, 2.0, dan 3.0 adalah kebebasan si pengguna serta interaksi ketika mengakses ke dalam web tersebut.
1. Pada web 1.0 si pengguna hanya dapat melihat dan membaca informasi yang ada di dalam web (READ).
2. Pada web 2.0 si pengguna tak hanya melihat informasi yang ada di dalam web tetapi mulai bisa menambahkan informasi ke dalam web yang dikunjunginya (READ-WRITE).
3. Pada web 3.0 si pengguna tak hanya bisa melihat dan menabahkan informasi ke dalam web tetapi juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lainnya.

Thursday, November 18, 2010

Jakarta Malam

Keramaian di pagi, siang dan sore hari di jalanan Ibu Kota Jakarta membuat kita enggan berpergian ke Ibu Kota tercinta itu. Tak hanya itu, padatnya lalu lintas yang menyebabkan kemacetan dimana-mana pun membuat kita semakin malas pergi ke Kota Jakarta. Kenapa ga pergi malam hari aja?? Yahh pertanyaan itu seolah menjawab semua masalah yang ada ketika kita ingin pergi ke Kota Jakarta di pagi/siang/sore hari.

Bepergian di malam hari memang sangat banyak resikonya. Selain ganasnya angin malam yang mampu membuat kita sakit, jalanan yang sepi membuat tingkat kejahatan di malam hari lebih
rawan dibandingkan dengan siang hari. Namun inilah yang dinamakan sebuah pilihan, jika kita memilih berpergian di malam hari maka anda akan terhindar dari kemacetan dan panasnya Kota Jakarta namun anda harus siap dengan resiko kekjahatan yang lebih besar.

Disini saya akan memberikan tempat-tempat yang asik dan masih ramai dikunjungi pada malam hari di Kota Jakarta:
1. Taman Menteng & Taman Suropati
Taman Menteng dan Taman Suropati terletak di Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Diponegoro dan letaknya tidaklah berjauhan. Tempat ini sangat asik buat kita hang-out bersama teman-teman, bercanda dan berfoto ria di tengan taman. Banyak komunitas yang berkumpul di kedua taman tersebut pada malam hari. Mulai dari komunitas pecinta musik, automotif atau hanya sekedar kumpulan muda mudi yang asik bersantai disana.

2. Monumen Nasional (Monas)
Ada yang belum tau Monas atau Monumen Nasional ?? Tentunya sudah tau semua dong. Monas ini merupakan ikon dari Kota Jakarta. Coba deh kalian datang ke tempat ini pada malam minggu bersama kekasih tercinta. Tepat pukul 19.00 WIB, atraksi air mancur menari di taman utara bisa membuat anda terhibur dan merasa gembira dan seakan ikut menari bersama kekasih hati anda. Selain itu, anda juga bisa berkeliling sekitar monas dengan menyewa delman atau andong dengan biaya sekitar Rp. 20.000/keliling.

3. Kota Tua
Kota Tua ini terletak di utaranya Kota Jakarta. Banyaknya bangunan tua di tempat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung tempat ini. Keindahannya di malam hari pun tak kalah dengan keindahan yang ada di siang hari. Hanya untuk sekedar bersantai bersama teman-teman, minum kopi atau berkeliling dengan menyewa sepeda ontel dapat melepaskan kejenuhan yang ada setelah anda beraktivitas di siang hari.

4. Jln. Tebet Utara Dalam
Di Jalan Tebet Utara Dalam ini sangat ramai dengan muda-mudi yang ingin menghabiskan waktunya untuk berbelanja pakaian karena banyak distro dengan brand terkenal berada disini. Selain itu, disini juga terdapat banyak tempat makan, mulai dari makanan sederhana sampai dengan makanan yang mewah ada disini. Terkadang ada event yang sangat menarik perhatian sehingga tampat ini pun semakin ramai di malam hari. Jika anda ingin berbelanja atau hanya sekedar makan di malam hari, anda bisa mengunjungi keramaian di jalan ini.

5. Kemang
Tak kalah ramai dengan tempat-tempat lain yang ada di Kota Jakarta. Kemang yang berada di bilangan Jakarta Selatan ini tak henti-hentinya mendenyutkan keramaian baik di malam hari maupun di siang hari. Cafe dan restaurant serta tempat hiburan malam disini menjadi daya tarik anak muda pecinta hiburan malam di sekitar Jakarta. Terkadang konser musik pun digelar disini, baik outdoor maupun indoor.

Demokrasi Digital: Meningkatkan Ruang Publik

Pendapat Michael Saward tentang demokrasi adalah sebuah tindakan politik membuat dunia digital seperti internet dan handphone berperan sebagai alat demokrasi. Hal tersebut dikatakan sebagai Demokrasi Digital. Dengan adanya demokrasi digital maka handphone dan internet menciptakan ruang publik yang demokratis dan berfungsi untuk berlatih demokrasi tanpa batas waktu, ruang dan kondisi fisik lainnya.

Habermas (1989) menunjukan bagaimana warung-warung kopi di Inggris dan Salon di Prancis menjadi platform dimana berbagai nformasi muncul disana. Informasi yang mucul seperti tentang perdagangan, politik dan gaya hidup itu awalnya hanya sering diketahui oleh kelompok-kelompok di warung kopi dan salon di Inggris, Jerman dan Perancis melalui media cetak seperti koran. Warung kopi dan salon tersebut menandai genesis dari ruang publik dengan datangnya perubahan dari media cetak ke elektronik dan terjadi perkembangan lebih lanjut terhadap lingkup dan ruang publiknya.

Konsep ruang publik menggaris bawahi 3 poin penting tentang publik yang ideal, yaitu:
1. Partisipasi dan non diskriminasi: ini berarti bahwa ruang publik harus menjadi sebuah forum terbuka untuk semua. Jika ada, lingkup publik harus berkembang dari pluralitas dan keragaman pendapat sehingga menciptakan pasar ide.
2. Otonomi: sebuah ruang publik harus otonom karena lingkungan otonom kondusif bagi perdebatan kritis dan rasional, di mana orang dapat mempekerjakan penuh penggunaan kemampuan mental mereka tanpa rasa takut dan nikmat.
3. Debat rasional atau analitis: ini adalah inti dan esensi ruang publik.

Dapat dikatakan bahwa atribut utama dari suatu ruang publik yang ideal adalah interaktivitas atau demokrasi deliberatif, keterbukaan dan aksesibilitas untuk semua, tak terkekang kebebasan berekspresi dan kebebasan informasi dieksekusi dan menikmati dalam konteks hukum saja, supremasi, dan loyalitas ke 'rasional' dan 'kritis' wacana sebagai lawan ancaman dan kekerasan.

Sunday, November 14, 2010

Email (Electronic Mail)

Email merupakan singkatan dari electronic mail, jika diartikan ke dalam bahasa indonesia artinya adalah surat elektronik. Kita dapat surat menyurat melalui email, baik berupa teks, gambar, maupun gabungan dari teks dan gambar. Beberapa website yang menyediakan layanan email ini yaitu MSN, Gmail, Yahoo! dan Plasa. Mereka merupakan 4 ISP yang paling terkenal untuk membuat account email.

Cara membuat account email pada Yahoo!
1. Masuk ke alamat -> www.yahoo.com
2. Klik buat account.
3. Isi formulir dengan data diri anda, tentukan alamat email dan password.
4. Masukan kode verifikasinya.
5. Kalo sudah selesai klik "buat account saya".
6. Lalu klik lanjutkan maka anda akan masuk ke account email anda.
7. Untuk masuk ke mail anda klik "mail", disana terdapat tempat untuk mengirim email kepada orang lain, email masuk, email keluar, draft dan spam.
Jika ada data yang kurang atau salah pada saat anda memasukan data, maka Yahoo tidak akan melanjutkan proses pembuatan email tersebut dan meminta untuk memasukan yang benar.

Cara mengirim email:
1. Masuk ke account email anda.
2. Klik mail.
3. Klik Tulis dan pilih email.
4. Ketik alamat email tujuan, lalu judul email dan isi dari email tersebut.
5. Untuk menyisipkan file kita pilih "lampirkan file" atau attach file.
6. Jika sudah, klik kirim.